◉ HEADLINES

Tragedi jala ikan: Mayat kedua arus deras ditemukan 10km dari tempat kejadian

Mayat ditemukan pada 12.17 tengah hari dan telah disahkan oleh suami mangsa. Usaha mengesan anak perempuannya sedang giat dijalankan

4:41 PM MYT

 

SERDANG – Mayat wanita yang juga mangsa kedua dalam tragedi kepala air di Jalan KP 4/9 Kota Perdana, Seri Kembangan semalam, ditemukan pada jam 12.17 tengah hari tadi.

Ketua Polis Daerah Serdang, Asisten Komisioner  A.A Anbalagan berkata, mayat wanita berusia 38 tahun itu ditemukan oleh pasukan mencari dan menyelamat di Lombong D’Island berhampiran Taman Lacattage, Putra Perdana di sini kira-kira 10 kilometer (km) dari lokasi kejadian.

“Mayat ditemukan pada 12.17 tengah hari dan telah disahkan oleh suami mangsa. Usaha mengesan anak perempuannya sedang giat dijalankan,” katanya.

Dalam kejadian kira-kira 5 petang semalam, sepasang suami isteri warga Indonesia dan tiga anak mereka yang berusia antara empat hingga 10 tahun, dilaporkan sedang menjala di saliran longkang monsun di kawasan itu sebelum tiba-tiba datang arus deras.

Kejadian itu menyebabkan kelima-lima mangsa tergelincir dan terjatuh sebelum dihanyutkan ke sebuah sungai berhampiran.

Bagaimanapun, suami dan anak lelaki kedua keluarga itu yang berusia sembilan tahun berjaya menyelamatkan diri manakala anak sulung pasangan itu berusia 10 tahun ditemukan lemas semalam pada jarak 1km dari lokasi kejadian. – 1 April, 2024

Topics

 

◉ Hangat

Malaysia risks missing World Cup 2026 as pressure mounts for Free-to-Air broadcast deal

Analysts urge urgent government intervention to secure accessible coverage of the FIFA World Cup 2026, warning that cost barriers could sideline fans and weaken the nation’s football culture

No, Malays could not fly: Scholars call out pseudohistory

UPSI and DBP academics urge discipline in handling history after Prof Solehah’s claims of Malays teaching China ‘flying kung fu’

38% of AirAsia flights delayed in 2024: Loke

Minister outlines measures to improve on-time performance, including incentives, penalties, and full refunds for major delays

◉ Related